PENGERTIAN DAN PRINSIP-PRINSIP KOPERASI

PENGERTIAN KOPERASI

Definisi ILO (International Labour Organization)

Dalam definisi ILO terdapat 6 elemen yang dikandung dalam koperasi, yaitu :
Koperasi adalah perkumpulan orang-orang
Penggabungan orang-orang berdasarkan kesukarelaan
Terdapat tujuan ekonomi yang ingin dicapai
Koperasi berbentuk organisasi bisnis yang diawasi dan dikendalikan secara demokratis
Terdapat kontribusi yang adil terhadap modal yang dibutuhkan
Anggota koperasi menerima resiko dan manfaat secara seimbang.

Definisi chaniago

Koperasi sebagai suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum, yang memberikan kebebasan kepada anggota untuk masuk dan keluar, dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya

Definisi dooren

There is no single definition (for coopertive) which is generally accepted, but the common principle is that cooperative union is an association of member, either personal or corporate, which have voluntarily come together in pursuit of a common economic objective

Definisi hatta

Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong-menolong. Semangat tolong menolong tersebut didorong oleh keinginan memberi jasa kepada kawan berdasarkan ‘seorang buat semua dan semua buat seorang

Definisi munkner

Koperasi sebagai organisasi tolong menolong yang menjalankan ‘urusniaga’ secara kumpulan, yang berazaskan konsep tolong-menolong. Aktivitas dalam urusniaga semata-mata bertujuan ekonomi, bukan sosial seperti yang dikandung gotong royong

Definisi UU no.25/1992

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi, dengan melandaskan kegiataannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas azas kekeluargaan

TUJUAN KOPERASI

Sesuai UU No. 25/1992 Pasal 3
Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

PRINSIP-PRINSIP KOPERASI
PRINSIP MUNKNER
> Keanggotaan bersifat sukarela
> Keanggotaan terbuka
> Pengembangan anggota
> Identitas sebagai pemilik dan pelanggan
> Manajemen dan pengawasan dilaksanakan scr demokratis
> Koperasi sbg kumpulan orang-orang
> Modal yang berkaitan dg aspek sosial tidak dibagi
> Efisiensi ekonomi dari perusahaan koperasi
> Perkumpulan dengan sukarela
> Kebebasan dalam pengambilan keputusan dan penetapan tujuan
> Pendistribusian yang adil dan merata akan hasil-hasil ekonomi
> Pendidikan anggota

PRINSIP ROCHDALE
> Pengawasan secara demokratis
> Keanggotaan yang terbuka
> Bunga atas modal dibatasi
> Pembagian sisa hasil usaha kepada anggota sebanding dengan jasa masing-masing anggota
> Penjualan sepenuhnya dengan tunai
> Barang-barang yang dijual harus asli dan tidak yang dipalsukan
> Menyelenggarakan pendidikan kepada anggota dengan prinsip-prinsip anggota
> Netral terhadap politik dan agama

PRINSIP RAIFFEISEN
> Swadaya
> Daerah kerja terbatas
> SHU untuk cadangan
> Tanggung jawab anggota tidak terbatas
> Pengurus bekerja atas dasar kesukarelaan
> Usaha hanya kepada anggota
> Keanggotaan atas dasar watak, bukan uang

PRINSIP SCHULZE
> Swadaya
> Daerah kerja tak terbatas
> SHU untuk cadangan dan untuk dibagikan kepada anggota
> Tanggung jawab anggota terbatas
> Pengurus bekerja dengan mendapat imbalan
> Usaha tidak terbatas tidak hanya untuk anggota

PRINSIP ICA
> Keanggotaan koperasi secara terbuka tanpa adanya pembatasan yang dibuat-buat
> Kepemimpinan yang demokratis atas dasar satu orang satu suara
> Modal menerima bunga yang terbatas (bila ada)
> SHU dibagi 3 : cadangan, masyarakat, ke anggota sesuai dengan jasa masing-masing
> Semua koperasi harus melaksanakan pendidikan secara terus menerus
> Gerakan koperasi harus melaksanakan kerjasama yang erat, baik ditingkat regional, nasional maupun internasional

PRINSIP-PRINSIP KOPERASI INDONESIA
> Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
> Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
> Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota
> Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
> Kemandirian
> Pendidikan perkoperasian
> Kerjasama antar koperasi

SUMBER
http://ahim.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/9894/Ekop+Bab+IV.Tujuan+%26+Fungsi+Koperasi.ppt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s